TRANSFER TEKNOLOGI DEKOMPOSER UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DI KELOMPOK TANI TUNAS JAYA DESA KALIREJO
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i4.8546Kata Kunci:
dekomposer, efisiensi produksi, kelompok tani, pupuk komposAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan petani di Desa Kalirejo, Kecamatan Negeri Katon, yang masih bergantung pada pupuk kimia dan belum optimal dalam memanfaatkan limbah pertanian. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan berdampak pada penurunan kesuburan tanah serta meningkatnya biaya produksi. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan limbah pertanian menjadi pupuk organik dengan bantuan teknologi dekomposer. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat pupuk kompos menggunakan dekomposer agar proses pengomposan menjadi lebih cepat dan efisien. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui kuesioner pretest dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan dan pemahaman petani terhadap pembuatan pupuk kompos. Nilai rata-rata pretest sebesar 55,2 meningkat menjadi 85,45 pada post-test, atau naik sebesar 30,8 poin (55,8%). Selain itu, efisiensi waktu pembuatan kompos meningkat dari tiga bulan menjadi satu bulan. Petani juga mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri sehingga mengurangi biaya dan ketergantungan terhadap pupuk kimia. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer teknologi dekomposer efektif dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan usaha tani.









