PEMANFAATAN FASILITAS ENERGI TERBARUKAN DAN TANAMAN HIDROPONIK SEBAGAI SARANA WISATA EDUKATIF DI PEMANDIAN SUMBERINGIN, KABUPATEN MALANG

Penulis

  • Nurhadi Politeknik Negeri Malang image/svg+xml
  • Chandra Wiharya
  • Karina Ega Nirwana

DOI:

https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i4.8273

Kata Kunci:

energi terbarukan, edukasi wisata, hidroponik, pemandian, sumberingin

Abstrak

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan area hidroponik di kawasan wisata Pemandian Sumberingin, Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, agar lebih fungsional sebagai sarana edukasi bagi pengunjung. Melalui pendekatan berbasis partisipatif dan pemberdayaan mitra, kegiatan ini dilaksanakan dalam lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan rencana keberlanjutan. Hingga pertengahan pelaksanaan, tim telah menyelesaikan kegiatan identifikasi kondisi eksisting, survei lapangan, serta instalasi beberapa komponen utama, seperti papan edukatif PLTS dan PLTMH, pemasangan fotobooth tematik sebagai daya tarik edukatif, dan pembuatan struktur dasar sistem hidroponik sederhana. Seluruh kegiatan dilaksanakan melalui keterlibatan aktif masyarakat dan pengelola kawasan wisata. Luaran yang telah dihasilkan mencakup produk edukasi visual, penyusunan naskah publikasi media massa, serta dokumentasi kegiatan berbasis foto dan video. Adapun kegiatan yang belum terlaksana sepenuhnya adalah pelatihan teknis kepada mitra, finalisasi instalasi sistem hidroponik, dan pengembangan materi edukasi berbasis modul. Ke depan, tim akan memfokuskan kegiatan pada pelatihan operasional dan pemeliharaan sistem energi terbarukan serta sistem hidroponik, termasuk uji coba alur edukasi bagi pengunjung.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PEMANFAATAN FASILITAS ENERGI TERBARUKAN DAN TANAMAN HIDROPONIK SEBAGAI SARANA WISATA EDUKATIF DI PEMANDIAN SUMBERINGIN, KABUPATEN MALANG . (2025). Jurnal Pepadu, 6(4), 852-859. https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i4.8273

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama