IMPLEMENTASI LOCAL ACADEMIC TRAINING (LAT) AMSA-UHO DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI AKADEMIKMAHASISWA KEDOKTERAN DI ERA DIGITAL

Authors

  • Nina Indriyani Nasruddin Haluoleo University image/svg+xml
  • Juminten Saimin
  • Indarto Wicaksono
  • Salwa Putri Natfal
  • Septi Aulia

DOI:

https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i2.9244

Keywords:

AMSA, Akademik, Era Digital, LAT

Abstract

Pengembangan keterampilan akademik pada mahasiswa kedokteran sangat penting untuk mendukung persiapan mereka sebagai calon tenaga kesehatan profesional di era digital. Asian Medical Students' Association Universitas Halu Oleo (AMSA-UHO) melaksanakan kegiatan Local Academic Training (LAT) 2025 yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademik, khususnya dalam bidang penulisan jurnal ilmiah, debat, fotografi, dan videografi. Kegiatan dilaksanakan dalam format hybrid pada tanggal 12 April 2025 di Gedung Moh. Nuh Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo dan secara daring melalui Zoom Meeting Cloud. Terdapat 68 peserta dari total 79 pendaftar yang berpartisipasi dalam pelatihan ini (tingkat partisipasi 86,1%). Metode pelaksanaan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik langsung dalam menulis jurnal ilmiah, berdebat, serta mempraktikkan teknik fotografi dan videografi. Pelatihan disampaikan oleh empat pemateri kompeten dengan keahlian di bidangnya masing-masing. Berdasarkan observasi dan umpan balik lisan, mayoritas peserta menyatakan puas terhadap penyelenggaraan kegiatan, baik dari segi materi, narasumber, maupun teknis pelaksanaan. Kegiatan ini telah berhasil memberikan wawasan baru dan keterampilan tambahan yang berguna dalam pengembangan akademik mahasiswa kedokteran, seperti teknik penulisan jurnal, argumentasi ilmiah dalam debat, serta teknik visual dasar dalam bidang fotografi dan videografi sebagai kompetensi penting di era digital.

Published

2026-06-30

How to Cite

IMPLEMENTASI LOCAL ACADEMIC TRAINING (LAT) AMSA-UHO DALAM MENGEMBANGKAN KOMPETENSI AKADEMIKMAHASISWA KEDOKTERAN DI ERA DIGITAL. (2026). Jurnal Pepadu, 7(2), 152-159. https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i2.9244

Most read articles by the same author(s)