SOSIALISASI DAN PELATIHAN DESAIN BANGUNAN RUMAH DAN SEKOLAH TAHAN GEMPA DENGAN INOVASI BALUTAN LAPISAN FEROSEMEN PADA TEMBOK DI DESA SEGARA KATON KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i1.8906Keywords:
Ferosemen, Gempa, Lombok Utara,Rumah tinggal, Sekolah.Abstract
Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, berada pada posisi dekat pertemuan dua lempeng yaitu Lempeng Indo-Australia di bagian selatan dan Lempeng Eurasia di bagian utara merupakan wilayah yang rawan terjadi terjadi gempa bumi dan tsunami. Daerah Lombok Utara dan Lombok Timur merupakan daerah yangh terdampak cukup besar akibat gempa yang berkekuatan 7 Skala Richter (SR) yang terjadi pada tanggal 29 Juli 2018. Gempa tersebut bersumber dari aktivitas sesar naik Flores di utara Lombok hingga ke Sumbawa, NTT. Mengingat banyaknya korban jiwa dan bangunan rumah yang rusak atau hancur maka daerah yang berdampak dijadikan sebagai lokasi mitra dalam kegiatan sosialisasi di Desa Segara Katon Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan yang dilakukan berupa Workshop Desain Bangunan Rumah dan Sekolah Tahan Gempa dengan Inovasi Balutan Ferosemen pada Dinding, bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara merencanakan suatu bangunan yang aman terhadap bahaya gempa. Masyarakat diberikan panduan teknis dalam merencanakan, mendesain dan melaksanakan suatu bangunan yang aman terhadap gempa bumi, serta diberikan pemahaman bagaimana memperkuat tembok dengan lapisan foresemen. Pelatihan telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Juli 2025 di Kantor Desa Segara Katon, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan ini. Peserta terdiri dari tukang bangunan, mandor dan kontraktor lokal yang dari masing – masing dusun yang ada di Desa Segara Katon. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi diskusi terkait aspek teknis pemasangan ferosemen, keawetan material, dan biaya jika dibandingkan dengan metode konvensional. Diskusi interaktif ini menujukkan bahwa masyarakat menaruh perhatian besar pada keamanan bangunan pada daerah rawan gempa.










