GERAKAN REMAJA SADAR KANKER PAYUDARA: PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI LINGKUNGAN SEKOLA
DOI:
https://doi.org/10.29303/pepadu.v7i1.8865Keywords:
Kanker Payudara, Remaja Putri, SADARIAbstract
Remaja putri merupakan kelompok usia yang mulai mengalami perubahan fisik, salah satu perubahan fisik yaitu perkembangan payudara yang dapat meningkatkan risiko terhadap kanker payudara. Deteksi dini melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sangat penting dilakukan, namun pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam melakukan SADARI masih rendah. Untuk menanggulangi masalah ini, dilakukan kegiatan sosialisasi SADARI pada 09 Mei 2025 di SMA Negeri 2 Tarakan. Kegiatan ini diikuti 24 peserta siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi interaktif mengenai Kanker Payudara dan simulasi Pemeriksaan SADARI. Evaluasi kegiatan menunjukkan pemahaman peserta menjadi lebih baik setelah dilakukan proses diskusi ditandai dengan peserta dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh narasumber dengan tepat dan mampu melakukan pemeriksaan SADARI dengan terampil. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan SADARI yang dilakukan sejak remaja










