PELATIHAN BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN SISTEM BIOFLOK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DESA BUKIT KRATAI, KAMPAR, RIAU

Authors

  • Rahmat Azhari Kemal Riau University image/svg+xml
  • Frilianty Putri Riau University image/svg+xml
  • M. Sahrul Adnan
  • Septi Sabariah Dalimunthe
  • Murny Agustyana
  • Leony Belinda Jasril
  • Sri Novriani
  • Andre Yuda
  • Shofiyatummujahidah
  • Ferdian Yusril Yudiantoro
  • Fadila Nur Ulfa
  • Riska Fitriana Wanda

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10387

Keywords:

Bioflok, Budidaya, Ikan Lele, Ketahanan Pangan Desa

Abstract

Salah satu program ketahanan pangan yang dapat dilakukan di tingkat desa adalah budidaya ikan lele, yang memiliki prospek permintaan pasar yang tinggi. Salah satu metode budidaya lele yang dapat digunakan adalah metode bioflok. Teknik bioflok bersifat lebih ramah lingkungan, efisien dalam penggunaan air dan pakan, dapat diterapkan di lahan sempit, serta memiliki masa panen yang lebih cepat. Pada kegiatan pengabdian ini, dilakukan diskusi, pelatihan, dan pendampingan terkait permasalahan budidaya ikan lele yang dihadapi oleh masyarakat Desa Bukit Kratai, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Permasalahan utama yang ditemukan adalah serangan penyakit yang menyebabkan kematian benih lele. Berdasarkan hasil pengamatan, hal tersebut diduga disebabkan oleh perawatan ikan dan pengelolaan kolam yang belum optimal. Tim pengabdian memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai persiapan kolam, penebaran benih, dan pemberian pakan. Selain itu, masyarakat juga diberi edukasi mengenai teknik pemanenan. Masyarakat Desa Bukit Kratai telah dapat mempraktikkan budidaya ikan lele dengan metode bioflok. Kegiatan budidaya lele ini diharapkan dapat berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat setempat.

Downloads

Published

2026-06-11

How to Cite

PELATIHAN BUDIDAYA IKAN LELE MENGGUNAKAN SISTEM BIOFLOK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DESA BUKIT KRATAI, KAMPAR, RIAU. (2026). Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment, 6(2), 221-229. https://doi.org/10.29303/jppi.v6i2.10387