Effectiveness of Mangrove Leaf Extract (Rhizophora apiculata) in Preventing Vibrio alginolyticus Infection in White Snapper (Lates calcarifer)

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.29303/56mway73

Abstrak

Kakap putih (Lates calcarifer) merupakan salah satu ikan laut yang mempunyai nilaiekonomis penting serta mengandung nilai gizi yang tinggi sebagai ikan konsumsi. Pada sistem budidaya ikan kakap putih munculnya wabah penyakit menjadi salah satu ancaman utama. Salah satu penyakit yang sering timbul dalam budidaya ikan kakap putih adalahpenyakit bakterial. Jenis bakteri yang menyebabkan penyakit serius dan mengancamekonomi dan keberlanjutan produksi kakap putih adalah Vibrio alginolyticus. Penelitian inibertujuan untuk menganalisis efektivitas perendaman ekstrak daun mangrove (Rizophoraapiculata) pada kakap putih untuk mencegah Vibrio alginolyticus serta mengetahui dosis ekstrak daun bakau minyak yang tepat untuk mencegah penyakit bakteri Vibrioalginolyticus. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL)dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut yaitu: P1= 0 ml ekstrak mangrove/L, P2= 0,5 ml ekstrak mangrove/L, P3= 1,5 ml ekstrak mangrove/L dan P4= 2,5 ml ekstrakmangrove/L. Hasil lama waktu penyembuhan terbaik berada pada P4 dengan lama waktu 23 jam dan kelangsungan hidup terbaik juga terdapat pada P4 dengan persentasi 96,67%, sedangkan kelangsungan hidup terendah berada pada P1 yakni 56,67%. Kisaran parameter perairan selama penelitian yaitu suhu berada pada kisaran 28oC-29oC, pH 8, DO 4-5 mg/L air, salinitas 31 ppt, ammonia 0,4, nitrat <0,01 dan nitrit <0,1. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perendaman ekstrak daun baku minyak efektif pada pencegahan bakteri Vibrio alginolyticus pada kakap putih.

Biografi Penulis

  • Afrina Afrina, Universitas Samudra

    Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian

  • Agus Putra, Universitas Samudra

    Program Studi Akuakultur, Fakultas Pertanian

  • Suraiya Nazlia, Universitas Syiah Kuala

    Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan

Referensi

Adithiya, S., Febri, S. P., Komariyah, S., Haser, T. F., & Rinaldi. (2023). The Effect of Different Time on Temperature, pH, and Dissolved Oxygen in Indoor Hatchery. Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, 7(1), 33–39.

Aulia, N. P. (2018). Identifikasi Bakteri Vibrio sp. Penyebab Vibriosis pada Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) di Tambak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung [Skripsi, Universitas Lampung].

Ayini, U., B. S. H., & Dewi, T. C. (2014). Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica A. Juss) terhadap Bakteri Vibrio alginolyticus secara in vitro. Biosaintifika, 6(1).

Fitriadi, M. W. (2014). Pengaruh Pemberian Recombinant Growth Hormone (rGH) melalui Metode Oral dengan Interval Waktu yang Berbeda terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Larva Ikan Gurame Var Bastard (Osphronemus gouramy Lac, 1801) [Skripsi, Universitas Diponegoro].

Ganguly, S., & Prasad, A. (2012). Microflora in Fish Digestive Tract Plays Significant Role in Digestion and Metabolism. Reviews in Fish Biology and Fisheries, 22, 11–16. https://doi.org/10.1007/s11160-011-9214-x

Hastuti, S. D., & Karoror, R. J. (2007). Pengaruh Pemberian LPS (Lipopolisakarida) terhadap Aktivitas Fagositosis dan Jumlah Eritrosit Darah Ikan Nila (Oreochromis sp.). Jurnal Protein, 15(1), 33–39.

Jaya, B., Agustriani, F., & Isnaini. (2013). Laju Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Benih Kakap Putih (Lates calcarifer, Bloch) dengan Pemberian Pakan yang Berbeda. Maspari Journal, 5(1), 56–63.

Laith, A. A., Najiah, M., Zain, S. M., Effendy, S. H. M., Sifzizul, T., Nadirah, M., & Habsah, M. (2012). Antimicrobial Activities of Selected Mangrove Plants on Fish Pathogenic Bacteria. Journal of Animal and Veterinary Advances, 11(2), 234–240.

Mahenda, A. A. (2021). Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Mangrove Api-Api (Avicennia alba) sebagai Imunostimulan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) terhadap Penyakit Vibriosis [Disertasi Doktoral, UIN Sunan Ampel Surabaya].

Maryani, D. D., & Sukenda. (2002). Peranan Ekstrak Kelopak dan Buah Mangrove Sonneratia caseolaris (L.) terhadap Infeksi Bakteri Vibrio harveyi pada Udang Windu (Penaeus monodon). Jurnal Akuakultur Indonesia, 1(3), 129–138.

Miller, C. A. (2012). Nursing Care of Older Adult: Theory and Practices. JB Lippincott Company.

Monalisa, S. S., & Minggawati, I. (2010). Kualitas Air yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis sp.) di Kolam Beton dan Terpal. Journal of Tropical Fisheries, 5(2), 526–530.

Mouafi, F. E., Abdel-Aziz, S. M., Bashir, A. A., & Fyiad, A. A. (2014). Phytochemical Analysis and Antimicrobial Activity of Mangrove Leaves (Avicennia marina and Rhizophora stylosa) Against Some Pathogens. World Applied Sciences Journal, 29(4), 547–554.

Novriadi, R., Hermawan, T., Ibtisam, Dikrurrahman, Kadari, M., Herault, M., Fournier, V., & Seguin, P. (2014). Respons Imun dan Pertumbuhan Ikan Kakap Putih yang Diberi Pakan Protein Hidrolisis. Jurnal Akuakultur Indonesia, 13(2), 179–188.

Nurmasyitah, Defira, C. N., & Hasanuddin. (2018). Pengaruh Pemberian Pakan Alami yang Berbeda terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Larva Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 3(1), 56–65.

Putri, A. M. (2015). Perendaman Berbagai Dosis Ekstrak Daun Bakau (Rhizophora apiculata) untuk Pengobatan Kepiting Bakau (Scylla serrata) yang Diinfeksi Bakteri Vibrio harveyi. Journal of Aquaculture Management and Technology, 4(4), 141–149.

Rainbow, I. W., Azhar, F., & Scabra, A. R. (2025). Effectiveness of Bdellovibrio Against the Immune System of White Shrimp (Litopenaues vannamei) Infeksion with Vibrio harveyi Bacteria. Indonesian Journal Of Aquaculture Medium, 5(1), 55–79. https://doi.org/http://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v5i16081

Ravi, A. V., Musthafa, K. S., Jegathammbal, G., Kathiresan, K., & Pandian, S. K. (2007). Screening and Evaluation of Probiotics as a Biocontrol Agent Against Pathogenic Vibrios in Marine Aquaculture. Letters in Applied Microbiology, 45(2), 219–223. https://doi.org/10.1111/j.1472-765X.2007.02180.x

Scabra, A. R., Azhar, F., Muahiddah, N., Affandi, R. I., & Hafizah, I. (2025). Upaya Peningkatan Produksi Udang Vannamei Pada Kolam Bundar Di Desa Rempek Kabupaten Lombok Utara Melalui Suplementasi Vitamin Kompleks. Jurnal Pepadu, 6(2), 235–248. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/pepadu.v6i2.7479

Scabra, A. R., Yasa, K. N., & Lumbessy, S. Y. (2025). Shrimp Vannamei Culture (Litopenaeus Vannamei) in Low Salinity Media on Biofloc System With Different C/N Ratio Media Intake. Indonesian Journal Of Aquaculture Medium, 5(2), 76–91. https://doi.org/http://doi.org/10.29303/mediaakuakultur.v5i2.5047

Sharma, S. R. K., Rathore, G., Verma, D. K., Sadhu, N., & Philipose, K. K. (2013). Vibrio alginolyticus Infection in Asian Seabass (Lates calcarifer, Bloch) Reared in Open Sea Floating Cages in India. Aquaculture Research, 44, 86–92. https://doi.org/10.1111/j.1365-2109.2011.03018.x

Sihombing, A., Febri, S. P., Isma, M. F., Haser, T. F., Nazlia, S., Aprita, I. R., Rusydi, R., & Nurdin, M. S. (2023). The Effect of Commercial Feeds with Different Protein Content on the Growth and Survival of Tiger Shrimp Fry (Penaeus monodon). Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 10(3), 216–220.

Tukan, B. O., Salosso, Y., & Djonu, A. (2023). Pencegahan Infeksi Bakteri Vibrio alginolyticus pada Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) Menggunakan Rebusan Daun Kersen (Muntingia calabura). Journal Perikanan, 13(3), 634–646.

Wang, A. R., Ran, C., Ringø, E., & Zhou, Z. G. (2018). Progress in Fish Gastrointestinal Microbiota Research. Reviews in Aquaculture, 10(3), 626–640. https://doi.org/10.1111/raq.12191

Diterbitkan

2025-09-29

Cara Mengutip

Effectiveness of Mangrove Leaf Extract (Rhizophora apiculata) in Preventing Vibrio alginolyticus Infection in White Snapper (Lates calcarifer). (2025). Jurnal Media Akuakultur Indonesia, 5(3), 92-102. https://doi.org/10.29303/56mway73