Pemberdayaan Masyarakat Desa Bakaran Wetan, Kabupaten Pati Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Olahan Pasca Panen Sektor Perikanan
DOI:
https://doi.org/10.29303/jpimi.v5i2.9141Kata Kunci:
Kearifan Lokal, Olahan Pasca Panen, Perikanan, Seni Budaya, Teknologi Tepat GunaAbstrak
Tujuan kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) adalah melakukan pendampingan intensif dan komprehensif, pembinaan inklusif, peningkatan daya perekonomian daerah dan peningkatan level keberdayaan mitra berdasarkan potensi kearifan lokal Desa Bakaran Wetan. Desa Wisata Budaya ini memiliki berbagai keunggulan termasuk ciri khas kearifan lokal seperti batik bakaran, punden bersejarah, mitos/legenda sampai pada peluang besar budidaya perikanan bandeng maupun udang windu. Meskipun demikian, kondisi tersebut belum diberdayakan, dikelola, diintegrasikan dan dimanfaatkan dengan optimal. Berbagai kendala mulai dari terbatasnya akses kerja sama, minimnya daya inovasi dan kreasi masyarakat, pengetahuan integrasi budaya yang belum optimal dan sebagainya. Metode pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan adalah berupa teknologi inovasi baik berupa fisik maupun non fisik. Teknologi inovasi fisik yang dimaksud adalah untuk tata kelola bidang wisata maupun perikanan. Pada bidang wisata diantaranya adalah dengan penciptaan kreasi seni kriya berbasis kearifan lokal, yang dikolaborasikan dengan pendampingan tata kelola wisata budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan, elaborasi yang konsisten antara seni kriya, seni budaya, seni tari dan seni pertunjukan. Sementara pada bidang perikanan diantaranya adalah dengan implementasi penggunaan panci presto dan terintegrasi sterilisasi retort, vacuum sealer, praktik diversifikasi produk dan edukasi olahan pangan. Sementara pendampingan manajemen usaha, kelembagaan dan pemasaran digital dilakukan pada kedua mitra sasaran.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muh Fakhrihun Naam, Sus Widayani, Lili Marliyah, Ari Dwi Nur Indriawan Musyono, Moch Faizal Rachmadi, Maulana Malik Al-Gribrani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



