PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENGENDALIAN KEJANG PADA EPILEPSI MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI POLI NEUROLOGI RS UNIVERSITAS MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.29303/6at9xk66Keywords:
epilepsi, edukasi kesehatan, pengendalian kejang, peningkatan pengetahuan, pengabdian masyarakatAbstract
Abstrak Epilepsi merupakan salah satu penyakit neurologis kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang dan pemahaman yang baik dari pasien serta keluarga. Kurangnya pengetahuan mengenai kepatuhan pengobatan, faktor pencetus kejang, dan pemeriksaan penunjang masih sering ditemukan dan dapat meningkatkan risiko kekambuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengendalian kejang pada epilepsi melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Poli Neurologi RS Universitas Mataram pada tanggal 28–30 Januari 2026 dengan melibatkan 23 peserta yang terdiri dari pasien dan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif menggunakan media presentasi, disertai evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan menggunakan kuesioner berisi lima pertanyaan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 3,43 pada pre-test menjadi 4,43 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang diberikan secara langsung di lingkungan pelayanan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengendalian kejang, termasuk pentingnya kepatuhan minum obat dan penghindaran faktor pencetus. Kegiatan edukasi serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pengelolaan epilepsi.
Kata kunci: epilepsi, edukasi kesehatan, pengendalian kejang, peningkatan pengetahuan, pengabdian masyarakat
Abstract Epilepsy is a chronic neurological disorder that requires long-term management and adequate understanding from patients and their families. Limited knowledge regarding medication adherence, seizure triggers, and diagnostic procedures is still commonly encountered and may increase the risk of seizure recurrence. This community service activity aimed to improve knowledge about seizure control in epilepsy through health education. The activity was conducted at the Neurology Outpatient Clinic of Universitas Mataram Hospital on January 28–30, 2026, involving 23 participants consisting of patients and their family members. The intervention was delivered through interactive education using presentation media, followed by knowledge assessment before and after the session using a five-item questionnaire. The results showed an increase in the mean knowledge score from 3.43 in the pre-test to 4.43 in the post-test. This finding indicates that direct health education provided in a healthcare setting is effective in improving participants’ understanding of seizure control, including the importance of medication adherence and avoidance of seizure triggers. Similar educational activities should be implemented regularly as part of promotive and preventive strategies in epilepsy management.
Keywords: epilepsy, health education, seizure control, knowledge improvement, community service
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


