PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG SINDROM PIRIFORMIS MELALUI EDUKASI KESEHATAN DAN EVALUASI PRE–POST TEST PADA PASIEN POLI NEUROLOGI DAN POLI TERKAIT DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.29303/rk3mja11Keywords:
Pengabdian masyarakat, Sindrom piriformis, Edukasi kesehatan, NeurologiAbstract
Sindrom piriformis merupakan salah satu penyebab nyeri bokong yang dapat menjalar ke tungkai akibat iritasi atau kompresi nervus ischiadicus oleh otot piriformis. Kondisi ini sering tidak dikenali oleh masyarakat dan kerap disalahartikan sebagai gangguan saraf terjepit akibat kelainan tulang belakang. Kurangnya pemahaman menyebabkan keterlambatan penanganan serta kebiasaan sehari-hari yang justru memperberat keluhan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai sindrom piriformis melalui edukasi kesehatan di ruang tunggu poli. Penyuluhan dilakukan secara interaktif dan disertai demonstrasi latihan peregangan sederhana. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Sebanyak 43 peserta mengikuti kegiatan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 3,70 dan meningkat menjadi 4,74 setelah penyuluhan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi singkat yang dilakukan secara langsung di fasilitas pelayanan kesehatan efektif meningkatkan pemahaman masyarakat. Edukasi di ruang tunggu dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang sederhana namun berdampak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan muskuloskeletal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


