Pendampingan Penanganan Kelahiran pada Sapi Bali di Unit Pelaksana Teknis Puskeswan dan Peternakan Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur
Keywords:
Dystocia, Artificial Insemination, Birth, Puskeswan, Bali CattleAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam penanganan kelahiran pada sapi Bali di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Puskeswan dan Peternakan Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, diskusi, dan praktik langsung bersama petugas kesehatan hewan, inseminator, serta peternak. Kegiatan utama meliputi pengamatan tanda-tanda kelahiran normal dan pendampingan penanganan distokia, sedangkan kegiatan tambahan meliputi deteksi birahi, inseminasi buatan, serta penanganan gangguan kesehatan dan reproduksi ternak. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 1 kasus kelahiran normal, 17 kasus distokia, 83 pelayanan deteksi birahi dan inseminasi buatan, 1 kasus myiasis, 7 kasus prolapsus, dan 2 kasus retensi plasenta. Kasus distokia menjadi perhatian penting karena jumlahnya lebih tinggi dibandingkan kelahiran normal dan berkaitan dengan posisi fetus, ukuran pedet, serta kesesuaian bibit atau straw dengan kondisi induk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan lapangan dapat membantu peternak mengenali tanda-tanda kelahiran, mendeteksi dini distokia, mempercepat pelaporan kepada petugas, serta meningkatkan kesiapan dalam perawatan induk dan pedet pascakelahiran.



