Pengaruh Suplementasi Vitamin C dalam Pengencer Andromed® terhadap Kualitas Semen Cair Sapi Bali pada Penyimpanan Suhu 5°C

Authors

  • Surya Atmajaya University of Mataram image/svg+xml
  • IWL Sumadiasa
  • L A Zaenuri

DOI:

https://doi.org/10.29303/09m69v69

Keywords:

Andromed®, vitamin C, spermatozoa, Sapi Bali

Abstract

Kualitas spermatozoa merupakan faktor penting dalam keberhasilan inseminasi buatan pada sapi. Salah satu upaya mempertahankan kualitas spermatozoa selama penyimpanan dingin adalah melalui penambahan antioksidan pada bahan pengencer. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi vitamin C dalam pengencer Andromed® terhadap kualitas spermatozoa Sapi Bali yang disimpan pada suhu 5°C. Penelitian menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (Andromed® tanpa vitamin C), P1 (Andromed® + 0,5% vitamin C), P2 (Andromed® + 1,0% vitamin C), dan P3 (Andromed® + 1,5% vitamin C). Variabel yang diamati meliputi motilitas progresif, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa selama tiga hari penyimpanan. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap abnormalitas. Perlakuan P1 menghasilkan kualitas spermatozoa terbaik dengan motilitas sebesar 54,2±2,7% pada hari ke-2 dan viabilitas sebesar 71,2±2,9% pada hari ke-1 penyimpanan. Disimpulkan bahwa penambahan vitamin C 0,5% dalam pengencer Andromed® mampu mempertahankan kualitas spermatozoa Sapi Bali selama penyimpanan pada suhu 5°C sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas program inseminasi buatan.

References

Armangun A.F., U. Kirenius, N. K. Johny, L. L. Henderiana, Belli dan M. N. Wilmientje., 2022. Kualitas semen Sapi Bali dengan penambahan vitamin C dan mineral Zn (Zink) dalam pengencer sitrat kuning telur. Jurnal Nukleus Peternakan, 9 (2): 176-186.

Arifiantini I., 2012. Teknis Koleksi dan Evaluasi Semen pada Hewan. IPB Press.Bogor.

Aslam H.A., Dasrul dan Rosmaidar., 2014. Pengaruh Penambahan Vitamin C Dalam Pengencer Andromed® Terhadap Presentase Motilitas Dan Membran Plasma Utuh Spermatozoa Sapi Aceh Setelah Pembekuan. Jurnal Medika Veterinaria, 8 (1): 853-1943.

Ax R. L., M.R. Dally, B.A. Didion, R.W. Lenz, C.C. Love, D.D. Varner and M.E. Bellin., 2016. Artificial Insemination. Reproduction in Farm Animals (2016): 376-389.

Benconi M.T., C.R. Francia, N.G. Mora and M.A Affranchino., 1993. Effect of natural antioxidants on frozen bovine semen preservations. Theriogenology. 40:841-851.

Dzulqarnain A., S. Takdir dan M. Rusdi,. 2022. Kualitas Spermatozoa Sapi Bali Setelah Preservasi Menggunakan Pengencer Tris Kuning Telur dan Madu dengan Level Berbeda. Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo. 4(3):226.

Gordon MH., 1990. The Mechanism of Antioxidants Action in Vitro. Elsevier Applied Food Science Series, London.

Lubis T. M., Dasrul, C. N. Thasmi dan T. Akbar., 2013. Efektivitas Penambahan Vitamin C dalam Pengencer Susu Skim Kuning Telur terhadap Kualitas Spermatozoa Kambing Boer setelah Penyimpanan dingin. Jurnal. Sains Pertanian, 3(1): 347-361.

Minitub., 2001. Certificate Andromed. Minitub Abfullund Labortechnik GmbH & Co KG. Germany.

Prastika Z., S. Suherni, A. Bodhi, S. Erma, F. Faisal dan A. P. Ragil., 2018. Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Sapi Rambon di Desa Kemiren Banyuwangi. Jurnal Medik Veteriner, (1)2: 38-42.

Savitra FK., Surhayati S, Siswanto., 2014. Kualitas semen beku Sapi Bali dengan penambahan berbagai dosis vitamin C pada bahan pengencer skim kuning telur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 2 (3) : 30-36.

Sriwijayanti D. A, I. G. Putu, M. D. Rudyanto., 2012. Hubungan antara umur dengan berat karkas depan (fore quarter) ditinjau dari potongan primal Sapi Bali jantan. Indonesia Med. Vet., 1(2): 202-216.

Sumadiasa IW.L., C. Arman, Lukman, E. Yuliani., 2022. Pengembangan Media Preservasi Sperma Pada ternak. Mataram University Press. Mataram.

Toelihere M. R., 1981. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa. Bandung. Toelihere M. R., 1993. Inseminasi Buatan pada Ternak. Angkasa. Bandung. Turner M. R., 1981. The Tropical Adaption of Beef Cattle. An Australian Study In: Animal Breeding: Selected Articles from The Word Anim. Rev. FAO Animal Production and Health paper, (1): 92-97.

Widyas N., T. Nugroho and S. Prastowo., 2017. Rooms for genetic improvement in Indonesian Bali cattle population. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 193(1), (online). Diakses 16 Januari 2024. http://doi.org/10.1088/1757- 899X/193/1/012037.

Downloads

Published

2025-12-15